Pengertian Asuransi Syariah

7 Fakta Penting dan Pengertian Asuransi Syariah

Pengertian Asuransi Syariah – Mungkin Anda pernah bertanya-tanya tentang apa sebenarnya asuransi syariah, yaitu sebuah usaha untuk saling tolong menolong diantara beberapa orang ataupun pihak dalam bentuk investasi aset. Bahkan, bentuk pengembaliannya disesuaikan dengan akad atau syariah Islam. Ada beberapa fakta penting yang berhubungan dengan asuransi Syariah yang harus diketahui, yaitu:

Perbedaan Syariah dan Konvensional

Bicara mengenai asuransi, sekarang ini juga terdapat dua macam jenis asuransi yaitu asuransi konvensional yang pada umumnya dan asuransi syariah. Mungkin masih banyak yang belum memahami mengenai makalah asuransi syariah dengan asuransi secara konvensional.

Sebagaimana sudah dijelaskan mengenai asurasi syariah di awal, maka dapat dibedakan antara syariah dan konvensional terletak pada prinsip yang mendasarinya. Sistem syariah sangat menjunjung tinggi konsep tolong menolongnya. Ada sedikit perbedaan yang tidak dilakukan pada sistem syariah, yaitu seperti penggunaan dana yang tidak bisa dilakukan untuk sebuah bisnis yang dianggap tidak syari’.

Menggunakan Klaim Asuransi

Dalam asuransi syariah pun terdapat konsep klaim asuransi, dimana pengertian klaim asuransi sendiri merupakan permintaan resmi pada sebuah perusahaan asuransi untuk membayarkan sejumlah uang sesuai ketentuan polis asuransi.  Dalam hal ini, termasuk pada asuransi syariah juga terdapat konsep investasi asuransi seperti itu.

Baca Juga :  Financial Planning : Pengertian dan Gagasan

Adapun cara melakukan klaim asuransi pada asuransi syariah tidak jauh berbeda dengan klaim asuransi pada umumnya. Dimana Anda bisa mengandalkan agen asuransi untuk membantu, ataupun mengajukan sendiri dengan mengisi berkas permohonan sesuai syarat dan ketentuan tertulis yang sudah dijelaskan.

Kaitan dengan Premi Asuransi

Bagi yang sudah pernah melakukan investasi sejenis asuransi, pasti juga pernah mendengar istilah premi asuransi. Dimana pengertian premi asuransi adalah tanggungan biaya atau kewajiban yang harus Anda bayar berdasarkan jangka waktu yang ditentukan berdasarkan syariat Islam tadi.

Istilah premi dalam asuransi syariah bisa dikatakn dengan istilah akad. Merupakan sebuah persyaratan yang memang sudah diatur

Produk Premi Asuransi Mobil

Berdasarkan pengertian asuransi syariah tadi, Dalam investasi asuransi ini juga menyediakan berbagai jenis asuransi dan produknya. Diantaranya jenis takaful Individu atau keluarga, takaful kelompok dan takaful umum.

Salah satu yang dikenal dengan premi asuransi mobil, dalam asuransi syariah memiliki sistemnya sendiri dimana asuransi mobil masuk dalam kategori yang dinamakan takaful umum.

Baca Juga :  Cara Menabung Emas di Pegadaian

Tujuan Asuransi Syariah

Dari sekian banyak nama daftar asuransi terbaik Indonesia khususnya asuransi syariah, hampir semuanya memiliki kesamaan dalam hal tujuannya. Salah satu tujuan utama asuransi syariah ini adalah meningkatkan kesejahteraan umat dengan mengemban beberapa misi seperti misi aqidah, misi ibadah, misi iqtishodi dan misi keumatan.

Yang menjadi tujuan utama adalah kesejahteraan umat tersebut, sehingga terbentuklah beberapa konsep yang dijaikan program pada perusahaan asuransi syariah tersebut.  Tidak ada yang berat sebelah atau merasa dirugikan.

Manfaat Utama Asuransi Syariah

Perlu diketahui juga terdapat beberapa manfaat utama yang bisa didapat dalam mengikuti asuransi syariah ini. Diantaranya adalah dapat saling tolong menolong, tidak ada istilah premi hangus, bebas dari riba, bebas juga dari iuran dasar, proteksi tidak mempengaruhi cara membayar, sistem transparan, keuntungan dibagi dengan adil, waqaf dan juga pengelolaan secara syariat Islam pastinya.

Karena memang mengikuti pengertian asuransi syariah bahwa jenis investasi ini sangat mengutamakan asas tolong menolong dan tidak menghalalkan riba ataupun dana hangus. Artinya perusahaan asuransi syariah sangat memprioritaskan nasabah asuransinya.

Baca Juga :  Investasi Untuk Pasangan Muda, cara dan langkahnya

Akad dalam Asuransi Syariah

Fakta terakhir adalah mengenai akad yang terdapat pada asuransi syariah ini. Dimana ada 4 akad yang melingkupi asuransi syariah. Yaitu, akad Tabarru’, akad Tijarah, akad Waqalah bil ujrah dan akad Mudharabah. Masing-masing jenis akad tersebut memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda-beda

Dalam asuransi syariah, semuanya didasarkan pada prinsip utamanya tadi mengutamakan asas tolong menolong dan saling bantu antara nasabah.

Begitulah penjelasan mengenai berbagai fakta seputar asuransi syariah dan semua istilah yang berkaitan. Sehingga, dari pengertian asuransi syariah yang sudah dijelaskan diketahui bahwa agama Islam pun mengatur dan membolehkan melakukan investasi berdasarkan cara asuransi tersebut. Namun, dengan beberapa persyaratan dan ketentuan yang berlaku.