Investasi Untuk Pasangan Muda, cara dan langkahnya

Menurut penelitian mengatakan bahwa jika strategi keuangan kaum milenial sekarang terbilang lumayan rendah. Suatu studi di tahun 2019 ditemukan jika milenial cuma menabung 11 persen dari pendapatannya, sebaliknya 51 persen penghasilannya habis digunakan memenuhi kebutuhan bulanan.

Generasi milenial mempunyai kecenderungan pola keuangannya yang kurang stabil serta keinginan untuk berinvestasinya sangat rendah. Bersumber dari penelitian tersebut, milenial cuma mengalokasikan 2 persen dari penghasilannya  untuk berinvestasi.

Bagi keluarga muda, hal seperti ini mestinya menjadi sangat beresiko untuk kelangsungan finansial keluarga di masa mendatang. Alasannya, berbeda dikala masih lajang, banyak tanggung jawab serta prioritas keuangan yang wajib disiapkan oleh para keluarga muda sejak sekarang. Terlebih sekarang biaya  hidup yang semakin meningkat menjadi suatu tantangan  bagi para keluarga muda.

Belum lagi bila terdapat kebutuhan tak terduga yang mesti dikeluarkan, seperti sakit atau mendapat musibah. Sehingga, investasi bersama pasangan merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan pundi keuangan dan yang terpenting dapat  menjadi tabungan jangka panjang keluarga.

Baca Juga :  Cara Cuan Investasi Kripto, langkah dan strateginya

Untuk mempersiapkan perencanaan keuangan yang baik di masa mendatang maka ada 4 langkah memulai Investasi Untuk Pasangan Muda yang dapat dilakukan bersama :

  1. Tetapkan tujuan investasi bersama pasangan
    Langkah pertama adalah menetapkan tujuan investasi bersama pasangan. Poin ini perlu sekali untuk dibuat agar setiap pasangan mempunyai ekspektasi dan motivasi yang seimbang. Kalkulasi pemasukan dan pengeluaran berdua, lalu tetapkan tujuan investasimu dan pasangan. Akankah dipakai untuk membeli rumah, program pendidikan anak, tabungan hari tua, atau keinginan lain.
  1. Rencanakan periode investasi
    Sesudah menetapkan tujuan investasi bersama, maka perlu menentukan periode untuk mencapai tujuan investasi tersebut. Apakah akan dipakai dalam masa yang akan datang atau dalam waktu dekat. Apabila akan mengawali investasi dalam jangka panjang, maka investasi emas adalah pilihan yang sesuai karena emas memiliki lindung nilai saat nilai mata uang tidak stabil.Ini karena prinsip dasar dari emas adalah alat pelindung nilai aset untuk jangka panjang. Untuk itu, saat mulai menabung emas, baiknya dipertahankan untuk tetap disimpan yang nantinya akan dipakai untuk kebutuhan di 3-10 tahun mendatang.
  1. Tentukan cara dan peran masing-masing pasangan
    Langkah ini tidak kalah penting ketika memulai investasi bersama pasangan. Apabila masing-masing mempunyai pendapatan tetap setiap bulannya, maka sepakati berapa besar bagian yang digunakan oleh setiap pasangan dalam melakukan investasi. Apabila salah satu tidak mempunyai pendapatan tetap, maka diskusikan nominal alokasi dana bersama yang wajib disisihkan untuk investasi.
  1. Teliti kemampuan finansial keluarga
    Investasi haruslah dimulai dari dana tidak terpakai. Tidak boleh  sampai memakai semua pendapatan keluarga untuk berinvestasi. Dan juga harus tetap menyisihkan dana darurat yang cukup. Sehingga, terdapat tabungan dana darurat untuk masa 6-12 bulan pengeluaran sebelum melakukan investasi sebagai cadangan pengeluaran tak terduga.
Baca Juga :  Nisab Zakat Emas : Pengertian dan Cara

Beberapa langkah tersebut bisa menjadi pedoman memulai Investasi Untuk Pasangan Muda yang akan membangun keluarga untuk dapat mempersiapkan finansial planning dengan matang.