Eklampsia pada ibu hamil kenali gejalanya
Gambar : lifepack.id

Eklampsia pada ibu hamil kenali gejalanya

Eklampsia pada ibu hamil adalah sebuah gejala yand disertai kejang kejang dan penurunan kesadaran dan harus segera di tangnani oleh dokter.

Eklampsia pada ibu hamil kenali gejalanya(1)

Eklampsia pada ibu hamil – mengenal salah satu penyakit yang diderita oleh ibu hamil , kalian yang sedang hamil atau memiliki sodara yang hamil wajib tahu.

Pengertian Eklampsia pada ibu hamil

Eklamsia adalah suatau penyakit kejang yang terjadi pada ibu hamill yang merupakan komplikasi dari preeklamsia, ibu hami mengalami pre – eklamsia

bisa juga mengalami hipertensi berat dalam kehamilan maka beresiko munculnya Eklamsia yang memiliki tanda tanda keja kejang dan kesadaran pun akan menurun atau koma.

penyakit ini jarang terjadi tetapi jika muncul maka harus segera mendapat penanganan karna akan membahayakan nyawa ibu dan janinnya.

Hal yang menyebabkan Eklampsia terjadi

penyebab pastinya dari penyakit ini belum ada yang tahu tetapi Eklampsia ini berkaitan dengan kelainan pada plasenta dan fungsinya.

tidak kuatnya aliran darah pada plasenta, rusaknya pemburu darah plasenta serta faktor genetik keturunan.

Baca Juga :  Mindfulness Adalah? Simak Penjelasannya Berikut

Gejala terjadinya

gejala penyakit ini meliputi

  1. kejang – Kejang, pada awalnya kedutan atau kejang pada otot-otot wajah kemudian menyebar keseluruh tubuh.
  2. lalu Penurunan kesadaran atau koma akan muncul setelah terjadi kejang seluruh tubuh

gejala ini dapat anda alami sebelum kejang :

  1. Merasakan Sakit kepala
  2. Akan Meningkatnya respon reflek fisiologis yang dapat anda lihat dari lutut dan lengan
  3. Terjadinya Edema generalisata atau pembengkakkan seluruh tubuh
  4. Terjadinya Gangguan penglihatan
  5. Anda akan merasakan Nyeri ulu hati
  6. Anda akan meraskan Sesak nafas
  7. Merasa Gelisah
  8. Proteinuria, protein terdeteksi dalam pemeriksaan urine

Faktor resiko jika anda terkenal Eklampsia

ada beberapa fakto yang dapat menyebabkan komplikasi dari preeklampsia menjadi eklampsia, meliputi:

  1. jika anda Hamil pada usia tua (melebihi 35 tahun) atau usia remaja (dibawah 20 tahun) anda dapat beresiko terjadinya penyakit ini
    2. Anda pernah mengalami eklampsia pada kehamilan sebelumnya
    3. Anda Memiliki riwayat hipertensi sebelum kehamilan ini bisa mnjadi penyebabnya
    4. Anda pernah mengalami diabetes gestasional, diabetes yang terjadi dalam masa kehamilan
    5. Kehamilan kembar
    6. Keluarga Meiliki Riwayat pre-eklampsia atau eklampsia
    7. Orang yang memiliki Obesitas
    8. Pernah Memiliki penyakit lupus, arthritis rheumatoid, dan penyakit ginjalcart
Baca Juga :  Sinopsis Film Marvels Eternals 2021

Cara Pengobatan Eklampsia pada ibu hamil

pada saat kerjanganya ini berartikan kondisi yang darurat yang akan mengancam keselamatan ibu dan janinya melakulkan persalinan adalah pengobatan utama untuk penyakit ini

tetapi hal yang pertama yang harus anda lakukan adalah memutus kejang, baru kemudian setelah kejang selesai teratasi persalinan pun dapat anda lakukan.

Obat – obatan yang dapat menjadi penolong pertama untuk penyakit ini

  1. Magnesium sulfat suntikan pelan dalam intravena, Magnesium sulfat dapat merelaksasi otot-otot yang kejang, memberian magnesium sulfat anda lakukan dengan menyuntikan intravena pelan untuk memutus kejang,
  2. kemudian perlu melakukan terapi pemeliharaan dengan magnesium sulfat infus selama 24 jam walaupun sudah tidak kejang untuk menghindari kejang berulang.
  3. Phenitoin dapat diberikan jika mengalami kejang berulang walaupun sudah anda berikan magnesium sulfat.
  4. setelah anda memberikan magnesium sulfat anda harus memberikan Obat – obata anti hipertensi sesegera mungkin jika tensi melebihi 160/110 mmHg. Target tekanan darah adalah 140–160/90–110 mmHg. Obat-obatan hipertensi yang dapat anda gunakan adalah labetalol atau nifedipin.
  5. bat-obatan diuretik seperti furosemid dapat diberikan apabila terdapat cairan pada paru (edema pulmo)
Baca Juga :  Namaste Artinya Apa? Yuk Simak Penjelasannya Berikut

Demikian artikel ini semoga bermanfaat ketemulagi pada artikel selanjutnya